28 Juni 2016

Kepemimpinan Kolegial?




Salah satu upaya untuk keterloaksanaan tata pamong yang memenuhi kriteria kredibel, transparan, akuntabel, dan adil, maka dikembangkan pola hubungan kerja yang salah satunya berupa kepemimpinan kolegial, yakni suatu sistem dimana antara pihak Pimpinan Jurusan (dan/atau) Dekanat dengan para tenaga pengajar dan tenaga kependidikan, bukanlah hubungan atasan bawahan yang kaku,tetapi hubungan antar mitra kerja yang selaras dan hormonis, namun tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Secara lebih konkret kepemimpinan kolegial ini terjabar dalam tiga pola kepemimpinan sebagai berikut.

1. Operasional :
a.       Kepemimpinan operasional menyangkut bagaimana pimpinan jurusan menjalankan aktivitas-aktivitas rutin dalam mengoptimalkan kinerja jurusan. Dalam kegiatan operasional ini, Ketua Jurusan dibantu oleh Sekretaris Jurusan dan unit-unit kerja yang ada dibawahnya (ketua laboratorium, bendahara jurusan, tim verifikasi skripsi, dan Ketua Rumpun Dosen Keahlian). Pimpinan Jurusan juga bekerja sama dengan Tim Unit Jaminan Mutu (UJM) untuk mengendalikan mutu dan mengevaluasi kinerja jurusan. Aktivitas rutin ini dijalankan dengan koordinasi yang erat antara satu sama lain (TUPOKSI UJM, kode dokumen 01102 12000).
b.      Ketua Jurusan rutin melaksanakan evaluasi dan analisa terhadap hasil analisa kinerja dosen
c.       Pembagian tim panitia atau tim tugas (task force) dilakukan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang tidak rutin. Tim ini terdiri dari berbagai elemen dan skill yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas yang diperlukan. Setelah tugas selesai dilaksanakan, task force akan dibubarkan. Tim tugas ini dibentuk atas dasar Surat Tugas dari jurusan yang berlaku hingga tujuan tim terpenuhi.
d.      Alasan diberlakukannya tim panitia/task force adalah untuk penyelesaian masalah yang lebih cepat, efisien, dan terarah. Selain itu, transfer pengetahuan dan peningkatan skill masing-masing anggota di jurusan Penkesrek juga dapat terbentuk melalui keikutsertaannya dalam tim panitia/task forceini. 
e.       Jurusan Penkesrek FIK Unesa merupakan unit kerja penyelenggara kegiatan akademik dan nonakademik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari FIK Unesa. Dalam melaksanakan pekerjaannya, jurusan Penkesrek FIK Unesa selalu berupaya untuk membangun suasana yang kondusif di lingkungan kerja sehingga tercipta suasana kerja yang menyenangkan, saling bekerjasama, saling asih, asah danasuh, dengan mendahulukan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi dan keluarga
2. Organisasional
a.       Kepemimpinan organisasional menyangkut bagaimana pimpinan jurusan menjalankan fungsi-fungsi organisasi seperti penyusunan rencana strategis, koordinasi pertemuan, komunikasi organisasi, dan pengambilan keputusan (TUPOKSI Jurusan, kode dokumen 01102 11000).
b.      Ketua Jurusan selalu membimbing tenaga kependidikan dan tenaga pendidik dalam menyusun program kerja
c.       Ketua Jurusan mendorong tenaga kependidikan dan tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan dan atau pendidikan, seperti mengikuti seminar.
d.      Ketua Jurusan beserta sekretaris jurusan mengelola administrasi ketenagaan, keuangan, sarana dan prasarana (seperti perpustakaan, ruang baca/diskusi), dan surat menyurat
e.       Rencana strategis Jurusan Penkesrek FIK Unesa telah ditetapkan melalui keputusan Senat FIK Universitas No, 76/ H38.11/SK2010 mengenai renstra program studi/jurusan yang meliputi visi/misi/tujuan Penkesrek FIK Unesa yang berlaku sejak 7 September 2013 hingga ada perubahan berikutnya. Sehingga, kepemimpinan organisasi diarahkan untuk memenuhi visi/misi/tujuan Jurusan Penkesrek FIK Unesa (MP Visi, Misi, Tujuan Jurusan Penkesrek FIK Unesa kode dokumen 01102 01000). Visi/misi/tujuan akan terus di review untuk melihat kebutuhan terkini dan peluang yang ada bagi Jurusan Penkesrek FIK Unesa.
f.        Rapat kerja jurusanPenkesrek FIK Unesa diadakan setiap tahun dan melibatkan seluruh komponen dan elemen di jurusan Penkesrek FIK Unesa yaitu dosen, unit kerja, staf akademik, dan perwakilan mahasiswa. Jika memungkinkan, rapat kerja juga mengundang stakeholder terkait untuk memberi masukan/evaluasi terhadap kinerja jurusan.
g.      Komunikasi dalam komponen dan elemen di jurusan Penkesrek FIK Unesa sebisa mungkin dilakukan dengan model bottom up yaitu identifikasi permasalahan dari akar rumput, yang kemudian didiskusikan bersama, hingga dapat diambil keputusan dengan melibatkan anggota jurusan.
h.      Pertemuan bulanan dalam unit kerja juga dilakukan secara rutin sertasetiap semester melakukan rapat seluruh unit kerja. Rapat bulanan dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang muncul di jurusan, identifikasi permasalahan, sekaligus penyelesaian/penemuan solusi, dan pengambilan keputusan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan anggota di jurusan terhadap permasalahan dan solusi yang ada di tingkat jurusan. Jika masih memerlukan keputusan dari pihak yang lebih tinggi,  ketua jurusan juga menjembatani aspirasi anggotanya pada pihak fakultas. Upaya rapat rutin diadakan untuk menciptakan keterbukaan antar anggota dan evaluasi bersama, sehingga keharmonisan bisa terjaga. Selain itu, rapat rutin juga dilakukan sebagai upaya  sosialiasi kebijakan maupun perubahan yang berlaku (strategi top down) untuk jurusan dalam pelaksanaan kinerja jurusan yang optimal.
3. Publik
a.       Kepemimpinan publik adalah mengenai bagaimana pimpinan jurusan Penkesrek FIK Unesa membangun kerjasama dan networking dengan pihak-pihak yang ada di luar jurusan.
b.      Terkait dengan pihak fakultas, Ketua Jurusan memiliki keleluasaan untuk merencanakan kegiatan tahunan dan pengembangan yang dibahas secara bersama-sama dengan unsur pimpinan lainnya di lingkungan FIK Unesa, dalam suatu Rapat Kerja tahunan (RaKer) FIK, rapat kordinasi di tingkat fakultas, dan rapat pimpinan.
c.       Selain dengan pihak Fakultas, pimpinan jurusan juga memiliki kendali untuk melakukan networking dan kerjasama dengan berbagai asosiasi profesi (misalnya ISORI), dan berbagai MoU dengan pihak perusahaan atau lembaga-lembaga yang dapat digunakan untuk memperluas kerja sama jurusan yang dapat bermanfaat baik untuk dosen maupun mahasiswa.
Baca Selengkapnya →Kepemimpinan Kolegial?