04 Juni 2012

Pasca Pembubaran UPT untuk MKU di Unesa

Tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai protes kepada pihak Rektor Unesa atas pembubaran UPT untuk MKU di Unesa, namun lebih merupakan klarifikasi, konsekuensi, dan tindakan yang diperlukan oleh saya pribadi selaku (mantan?) koordinator mata kuliah Filsafat Ilmu.

Sebagai dosen tim Mata Kuliah Filsafat Ilmu di Unesa (sekaligus koordinatornya), sampai saya tuliskan klarifikasi ini, menegaskan bahwa saya belum pernah sekalipun menerima surat resmi "pembubaran" (tanda petik, karena mungkin redaksinya berbeda dengan surat resmi) UPT MPK&K (Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian dan Kependidikan) Unesa. Apalagi surat resmi terkait teknis pelaksanaan perkuliahan paska dileburkannya UPT MPK&K: apakah dosen berjalan sendiri-sendiri, atau dikoordinasikan fakultas masing-masing, atau PR1 bersama Pembantu Dekan 1 setiap fakultas mengkoordinasikan, atau seperti apa.UPT ini sebelum "hilang", adalah unit yang menangani teknis perkuliahan berbagai mata kuliah dasar umum dan pendidikan yang diselenggarakan bagi semua mahasiswa lintas fakultas di Unesa. Penjadualan perkuliahan, koordinasi bahan ajar, hingga pembuatan soal ujian akhir semester dikelola UPT ini. Sebagaimana diketahui, beberapa mata kuliah di dalamnya bersifat nasional, misalnya Pendidikan Agama, sehingga sebenarnya UPT ini bisa merupakan unit penting yang menjadi ujung tombak Pendidikan karakter bagi sivitas akademika di Unesa, karena mata kuliah di dalamnya bersifat mendasar untuk semua mahasiswa dan berorientasi lebih kepada pengembangan kepribadian.

Memang ada pemberitahuan lisan dari mantan Ketua UPT ini, Pak Lukas Sugiarto saat perpisahan dengan beliau, namun harapan saya (juga dosen tim lain) bahwa akan ada surat resmi dari Rektorat (dalam hal ini Pembantu Rektor I Unesa), tidak terrealisasikan. Tentu saja, saya gamang mau bertindak apapun dalam pengelolaan mata kuliah filsafat ilmu. Sebagai lembaga pendidikan yang berreputasi baik, Unesa pasti paham pentingnya adminsitrasi surat menyurat dalam menyikapi paska pembubaran UPT MPK&K. Tetapi sampai detik ini ternyata tidak ada surat yang saya tunggu-tunggu, sehingga soal UAS harus saya buat sendiri. Demikian juga rekan dosen tim yang menghubungi saya, silakan membuat sendiri, setidaknya berkoordinasi sendiri dengan program studi/jurusan tempat mengajar mata kuliah filsafat ilmu.

Saya perlu mohon maaf tidak hanya ke mahasiswa Unesa yang menempuh mata kuliah Filsafat Ilmu semester ini, namun juga dosen tim, karena saya tidak pro-aktif menghubungi anda. Alasannya ya itu tadi, gamang dengan ketidakjelasan teknis tata kelola paska pembubaran UPT, dan bukankah itu tugas administratif "pengelola" MKU di tingkat pusat (PR I dan tim-nya)? Saya tetap optimis dan berbaik sangka bahwa ke depan tata kelola Unesa semakin bagus. Budaya tertib administrasi, transparansi tata kelola dan kebijakan, dan hal-hal lain semoga semakin baik di masa mendatang. Amin.

Catatan:
Sebagai sekedar "bantuan saya" bagi dosen lain yang membutuhkan, klik di sini untuk link unduhan soal Filsafat Ilmu yang sudah ada password-nya. Mohon dimodifikasi dulu soal itu sebelum digunakan. Password bisa menghubungi saya di 081357635674 (contact call, bukan sms, kecuali bagi nomor yang belum saya kenali, mohon sms dulu baru kontak).

Oya, kenapa pula tidak menggunakan elearning unesa? Mohon dimaklumi, sudah beberapa hari ini isi materi filsafat ilmu hilang karena sistem. Saya masih menunggu admin elearning untuk me-recovery.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar